Evaluasi Studi

1. Evaluasi Proses Belajar Mengajar  

Evaluasi proses belajar mengajar tiap mata kuliah dilakukan berdasar jumlah kompetensi dalam setiap mata kuliah. Setiap kompetensi akan diuji berdasar elemen-elemen kompetensinya, yaitu:

  1. Landasan Kepribadian,
  2. Penguasaan Ilmu dan Ketrampilan,
  3. Kemampuan Berkarya,
  4. Sikap dan Perilaku Berkarya,
  5. Pemahaman Kaidah Bermasyarakat.

Mahasiswa Program Studi Sarjana (S-1) diwajibkan memenuhi setiap elemen kompetensi dengan nilai minimal setiap elemen 60. Sesuai dengan SK Rektor Nomor 553/H27/PP/2009 tentang Pembelajaran Berbasis Kompetensi dalam Sistem Kredit Semester Universitas Sebelas Maret maka acuan penilaian akhir adalah sebagai berikut.

Tabel 4.1. Konversi Skor Berdasarkan Skala

Rentang Skor

0-100

Nilai

Dalam Huruf

Dalam Angka 0-4

Arti

80 – 100

A

4

Sangat baik

70 – 79

B

3

Baik

60 – 69

C

2

Cukup

40 – 59

D

1

Kurang

0 – 39

E

0

Gagal

 

2.  Ujian Susulan

Ketentuan tentang uji kompetensi susulan berdasar Surat Edaran Dekan Nomor: 1433a/H27.4/PP/2010 tentang Uji Kompetensi Susulan, Pelanggaran Etika Akademik, Sanksi, dan Ujian Remedi adalah sebagai berikut:

  1. Nilai komponen yang dicapai oleh mahasiswa belum mencapai nilai lulus minimum yaitu 60 (standar nilai 0-100) atau C (nilai dengan huruf) atau 2 (standar nilai 0-4) untuk Program Studi Sarjana (S-1) dan Program Studi Diploma III (D III) atau nilai lulus minimum 70 (standar nilai 0-100) atau B (nilai dengan huruf) atau 3 (standar nilai 0-4) untuk Program Studi Magister (S-2) dan Program Studi Doktor (S-3).
  2. Pelaksanaan uji kompetensi susulan ditentukan oleh dosen sepanjang masa perkuliahan dalam semester atau caturwulan yang bersangkutan.
  3. Jika mahasiswa telah diberi kesempatan untuk menempuh uji kompetensi susulan oleh dosen dan tidak berhasil mencapai nilai lulus minimum untuk masing-masing komponen meskipun nilai rata-rata sudah mencapai atau melebihi nilai lulus minimum, maka mahasiswa yang bersangkutan diwajibkan untuk menempuh ulang mata kuliah yang bersangkutan pada semester berikutnya pada waktu mata kuliah yang bersangkutan ditawarkan.
  4. Penilaian uji kompetensi susulan beserta penilaiannya dilakukan oleh dosen dengan mempertimbangkan ”pelanggaran etika akademik” yang dilakukan oleh mahasiswa dan ”sanksi” yang dikenakan terhadap mahasiswa yang bersangkutan.

 

3. Remediasi

Berdasarkan ketentuan Surat Edaran Fakultas Ekonomi UNS Nomor 2158/H27.4/PP/2010 tentang ujian remedi, remedi diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa yang bersangkutan sudah menyelesaikan penulisan skripsi/tugas akhir (menunjukkan bukti konsultasi skripsi).
  2. Matakuliah yang akan diajukan ujian remedi adalah matakuliah yang belum lulus dengan nilai D, maksimum 4 (empat) matakuliah atau 9 (sembilan) SKS (menunjukkan daftar nilai).
  3. Matakuliah tersebut tidak sedang ditawarkan pada semester yang bersangkutan.
  1. Ujian remedi diajukan 1 (satu) kali, dengan kesempatan 2 (dua) kali ujian, bila tidak lulus ujian yang kedua, maka harus menempuh ulang pada semester saat matakuliah tersebut ditawarkan.